

Dua tahun telah berlalu sejak eskalasi besar melanda Gaza, namun bagi warga di sana, waktu seolah terhenti di tengah puing-puing. Bukan lagi sekadar hari, mereka kini bicara tentang ribuan hari bertahan di bawah blokade total dan krisis akses kehidupan yang sistematis.
Apa yang dulu dilaporkan sebagai kerusakan, kini menjadi pemandangan harian: sekolah yang menjadi tempat pengungsian rata dengan tanah, sementara rumah sakit lumpuh tanpa daya.
Laporan lembaga kemanusiaan internasional menunjukkan kondisi lapangan yang semakin kritis:
Lumpuhnya Layanan Medis: Operasi dilakukan tanpa fasilitas listrik dan pasokan obat-obatan yang memadai.
Ancaman Kelaparan: Jutaan warga, terutama anak-anak, berjuang melawan malnutrisi akut akibat hambatan logistik makanan.
Krisis Air & Sanitasi: Tanpa bahan bakar untuk pompa, warga terpaksa menggunakan air tidak layak yang memicu wabah penyakit menular.
Penderitaan Ibu & Anak: Ribuan ibu terpaksa melahirkan di tenda darurat tanpa dukungan perawatan medis yang aman.
Membantu Gaza adalah tentang mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan kita. Menghadapi krisis sebesar ini, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita semua untuk berdiri bersama mereka yang terzalimi dan kehilangan hak dasar hidupnya.
Mari perkuat barisan bantuan melalui:
Donasi Logistik: Untuk penyediaan paket pangan, air bersih, dan obat-obatan.
Dukungan Medis: Membantu pengadaan bahan bakar rumah sakit dan fasilitas medis darurat.
Bantuan Hunian: Menyediakan tempat tinggal sementara yang lebih layak bagi mereka yang kehilangan rumah.
Jangan biarkan mereka berjuang sendirian di tengah keterbatasan. Satu kontribusi kecil dari kita adalah harapan nyata bagi mereka untuk bertahan hidup dan kembali tegak di tanah airnya sendiri.
![]()
Belum ada Fundraiser